Kembali ke Pusat Edukasi
Manajemen Persediaan

Strategi Mengurangi Bahan Baku Basi dengan Pencatatan Multi-Batch FIFO

Oleh Praktisi Rantai Pasok KADAI•2026-11-04•6 min baca
Kerugian terbesar bisnis F&B dan ritel sering kali bukan berasal dari kurangnya penjualan, melainkan dari bahan baku yang terbuang sia-sia karena kedaluwarsa di dalam gudang. Metode First-In First-Out (FIFO) menjadi standar mutlak pencegahannya.

1. Mengapa Rata-Rata Sederhana Tidak Cukup?

Banyak software kasir hanya mencatat persediaan dengan metode rata-rata (Average Cost). Masalahnya, sistem tersebut tidak membedakan mana barang yang dibeli 3 minggu lalu dan mana yang baru datang kemarin.

Akibatnya, staf dapur sering mengambil bahan yang baru datang karena posisinya paling depan di rak, sementara bahan lama membusuk di belakang.

2. Pelacakan Multi-Batch Berstandar PSAK 14

Standar Akuntansi Keuangan (PSAK 14 / IAS 2) mengatur bahwa persediaan harus dinilai berdasarkan arus biaya masuk pertama keluar pertama (FIFO) atau rata-rata tertimbang.

Dengan pelacakan batch per tanggal penerimaan barang, sistem dapat mengarahkan juru masak untuk menghabiskan stok batch terlama terlebih dahulu.

Fitur Radar Kedaluwarsa KADAI memberi peringatan warna kuning (30 hari sebelum kedaluwarsa) dan merah (7 hari sebelum kedaluwarsa) langsung di dashboard owner.

Coba Otomatisasi Sistem Ini di Bisnis Anda

Daftar akun KADAI sekarang. Akses modul kasir, inventori FIFO, dan kepatuhan pajak daerah gratis 14 hari.

Mulai Uji Coba